UPACARA MANYANGGAR DI DESA PELARI

IMG-20231016-WA0027

IKN medianusantaranews.com Barito Utara, Manyanggar merupakan upacara bhuta yadnya, Upacara Manyanggar yang dilaksanakan oleh umat Hindu Kaharingan di Desa Pelari Kecamatan kandui kabupaten Barito Utara,14/10/2023.

Manyanggar merupakan salah satu momentum untuk menjaga keharmonisan dengan alam lingkungan, terutama menjalin hubungan, yang harmonis dengan makhluk gaib atau roh-roh jahat yang selalu mengganggu kehidupan manusia.


Dengan dilaksanakan upacara manyanggar maka kita telah manyomia dan memberikan korban sehingga roh-roh jahat tersebut tidak lagi mengganggu manusia.

Pelaksanaan upacara Manyanggar tidak terlepas dengan sarana-sarana upacara baik itu berupa bangunan (rahan), maupun dalam sesajen.

Pada pelaksanaan upacara Manyanggar terdiri dari beberapa tahapan prosesinya yaitu nyangiang, manawur, paturun sangaiang , mendirikan rahan lengkap dengan rangkaian upacaranya dan mabuli sangiang. Pali .pantangan diterapkan untuk tetap menjaga kesucian upacara Manyanggar. Fungsi dari upacara menyanggar yaitu fungsi religi, fungsi sosial, fungsi pendidikan. Sedangkan secara fisolofis makna tersebut terkandung pada sarana, maupun upacaranya. Seperti beras selain sebagai sarana komunikasi terhadap roh-roh halus juga negandung makna kebijaksanaan, kemuliaan, kemakmuran serta terhindar dari malapetaka. Rahan adalah simbol keharmonisan. Dengan dilaksanakannya upacara Manyanggar maka terjalin hubungan yang harmonis baik sesama manusia maupun harmonis dengan makhluk lain yang menghuni alam sekitarnya, sehingga kedamaian dapat terwujud.
Salah satu aktivis wartawan media ini Anang mengatakan,

“Manyanggar itu bahasa umumnya kalau bahasa dari yang saya gunakan pemahan nya ( nyager)
Dan itu sudah dari turun temurun untuk kami masyarakat Hindu, kharingan
Untuk menyatukan kedekatan kita dengan leluhur kita terdahulu, agar menjaga tradisi nyager ini tetap terjalin dengan baik,

“Dan dengan adanya ritual adat nyager seperti ini ,
Dapat menjauhkan kita dari gangguan mahluk mahluk halus ,dan tetap hidup berdampingan satu sama lainnya pungkasnya,”
Pewarta : Anang