MUSRENBANG RKPD 2027: DUSUN SELATAN SIAP JADI MODEL PEMBANGUNAN PARTISIPATIF
IKN medianusantaranews.com – Buntok, Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 berhasil digelar pada hari Jumat, 06 Februari 2026, di Aula Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan (Barsel). Kegiatan yang diikuti oleh berbagai lapisan masyarakat ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk menjalankan proses perencanaan yang transparan dan berorientasi pada kepentingan rakyat. Pada hari Jumat pagi, 06/02/ 2026.
Dr. Eddy Raya Samsuri, S.T., M.M., Bupati Barito Selatan, menjadi salah satu tokoh utama yang menghadiri acara ini. Turut hadir Dr. Hj Permana Sari, S.Si, M.M., yang menjabat sebagai Ketua TP PKK, DEKRANASDA, PRAMUKA, dan PMI Kabupaten Barsel, serta Kristianto Yudha, ST., Wakil Bupati Barsel. Juga hadir Dr. Ita Minarni, ST., M.M., PJ Sekda Kabupaten Barsel, bersama unsur Forkopimcam Dusun Selatan, OPD, kepala desa, damang, tokoh adat, dan perwakilan masyarakat dari berbagai dusun.
Dalam sambutannya, Bupati Eddy Raya Samsuri menegaskan bahwa integritas menjadi dasar utama dalam setiap langkah pembangunan. “Kita tidak hanya berbicara tentang angka dan target, melainkan tentang bagaimana setiap rupiah anggaran dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujarnya. “Musrenbang ini adalah bukti bahwa pembangunan di Barsel dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab dan penghormatan terhadap aspirasi setiap lapisan masyarakat.”
Wakil Bupati Kristianto Yudha menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata. “Kecamatan Dusun Selatan adalah salah satu daerah yang menjadi fokus kita untuk mempercepat pemerataan pembangunan,” katanya. “Kita akan memastikan bahwa infrastruktur yang dibangun dapat meningkatkan aksesibilitas, sektor ekonomi lokal dapat tumbuh, dan kualitas hidup masyarakat dapat meningkat secara signifikan.”
Dr. Ita Minarni, PJ Sekda Kabupaten Barsel, menjelaskan bahwa proses penyusunan RKPD 2027 dilakukan dengan pendekatan teknokratik dan partisipatif. “Kita mengacu pada delapan pilar pembangunan yang telah ditetapkan dalam RPJPD 2025-2045, mulai dari transposisi sosial hingga pembiayaan pembangunan yang inovatif,” paparnya. “Setiap usulan yang diajukan akan melalui proses evaluasi yang ketat untuk memastikan kesesuaian dengan tujuan pembangunan daerah.”
Dr. Hj Permana Sari menyampaikan bahwa berbagai organisasi yang dipimpinnya siap memberikan dukungan penuh dalam pelaksanaan program pembangunan. “TP PKK akan terus menggerakkan masyarakat untuk aktif dalam program kesejahteraan keluarga, sementara DEKRANASDA akan mendukung pengembangan ekonomi kreatif,” jelasnya. “PRAMUKA akan fokus pada pembentukan karakter pemuda, dan PMI akan siap dalam memberikan bantuan kesehatan serta tanggap darurat kepada masyarakat yang membutuhkan.”
Selama musyawarah, para kepala desa menyampaikan berbagai usulan yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat, seperti perbaikan jaringan irigasi untuk pertanian, pembangunan balai desa yang dapat digunakan untuk kegiatan masyarakat, serta program pelatihan keterampilan bagi kaum muda dan perempuan. Tokoh adat juga mengingatkan agar pembangunan tetap memperhatikan nilai-nilai budaya dan kelestarian lingkungan alam.
Kegiatan musrenbang ini diakhiri dengan pembentukan tim kerja yang akan mengawal proses penyusunan dan pelaksanaan program pembangunan di Kecamatan Dusun Selatan. Semua peserta menyatakan komitmen untuk bekerja sama guna mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Barito Selatan yang maju, bermartabat, adil, sejahtera, makmur, dan berkelanjutan.
Penulis: Ludi Yanto






