Hari Pendidikan Nasional Jadi Sorotan, Camat Karau Kuala Tekankan Pentingnya Akses dan Mutu Pendidikan

IMG-20260524-WA0004

IKN Medianusantaranews.com -Barito Selatan, Halaman Kantor Bupati Barito Selatan tampak dipenuhi oleh para pejabat dan pegawai pemerintahan pada Sabtu pagi. Sebanyak empat peringatan besar diperingati secara bersamaan dalam satu apel gabungan, meliputi Hari Otonomi Daerah, Hari Kebangkitan Nasional ke-118, Hari Pendidikan Nasional, serta Hari Jadi Provinsi Kalimantan Tengah. Keikutsertaan penuh para camat dan ASN dari berbagai kecamatan menegaskan kesatuan visi pemerintah daerah dalam merayakan sejarah dan merencanakan masa depan.pada hari Sabtu,
23/05/2026

Salah satu pejabat yang hadir dalam kegiatan tersebut adalah Camat Karau Kuala, Adriansyah, S.Pi., M.Si. atau yang akrab disapa Hardiansyah. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa rangkaian peringatan ini memiliki benang merah yang erat dengan tanggung jawab pemerintahan dalam membangun sumber daya manusia dan wilayah. “Seluruh momen ini bukan hanya sekadar diperingati secara mandiri, namun di dalamnya tersimpan pesan moral dan semangat yang harus kita hidupkan. Mulai dari semangat otonomi, kebangkitan, pendidikan, hingga kecintaan terhadap tanah kelahiran Kalimantan Tengah,” tegas Adriansyah.

Terkait dengan pelaksanaan otonomi daerah, ia memandang kebijakan desentralisasi ini sebagai anugerah sekaligus amanah besar dari negara. Kewenangan yang diberikan pusat kepada daerah, menurutnya, harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menggali dan mengembangkan segala potensi yang dimiliki Kabupaten Barito Selatan. “Kami berkeyakinan, dengan konsep pemerintahan seperti ini, kemajuan daerah akan semakin dipercepat. Otonomi membuat kita lebih paham apa yang dibutuhkan masyarakat dan bagaimana cara terbaik mengembangkan potensi yang ada di kabupaten ini,” ungkapnya.

Namun, perhatian utama Adriansyah tertuju pada peringatan Hari Pendidikan Nasional. Ia mengutip pandangan bahwa pendidikan adalah sarana paling ampuh untuk membebaskan diri dari ketidaktahuan dan keterbatasan. “Pendidikan adalah satu-satunya atau yang paling dominan sebagai pelepah belenggu dari kebodohan. Oleh karena itu, momentum hari ini harus menjadi semangat baru untuk memperluas akses pendidikan, meningkatkan kualitasnya, serta menjangkau seluruh pelosok Kabupaten Barito Selatan,” ucapnya dengan nada penuh harap.

Lebih jauh, ia berharap semangat pendidikan tersebut mampu melahirkan generasi penerus yang tangguh dan berprestasi. Baik di tingkat daerah maupun di kancah yang lebih luas, anak-anak Barito Selatan diharapkan mampu bersaing dan berkontribusi bagi kemajuan ekonomi dan peradaban. “Tujuannya jelas, kita ingin mencetak generasi anak-anak yang terus berprestasi, yang nantinya akan membawa nama baik daerah di tingkat lokal maupun tingkat nasional. Semangat kebangkitan dan otonomi harus didukung oleh kualitas pendidikan yang unggul,” pungkas Adriansyah mengakhiri pernyataannya.

Pewarta: Ludi Yanto